AdvetorialDPRD Balikpapan

DPRD Balikpapan Akan Tinjau Kerusakan Jembatan Rumah Warga di Dekat Proyek Rumah Sakit

Balikpapan, Inikaltim.com – Ketua DPRD Kota Balikpapan, Alwi Al Qodri, mengaku telah menerima informasi terkait kerusakan jembatan yang berada di kawasan permukiman warga RT 16, tepat di sekitar pembangunan rumah sakit. Menindaklanjuti laporan tersebut, DPRD Balikpapan berencana melakukan peninjauan langsung guna memastikan kondisi sebenarnya di lapangan serta dampaknya terhadap aktivitas masyarakat.

Saat diwawancarai di Kantor DPRD Balikpapan pada Senin (8/6/2026), Alwi Al Qodri menegaskan bahwa pihaknya tidak ingin mengambil kesimpulan hanya berdasarkan laporan sepihak tanpa melakukan verifikasi terlebih dahulu.

“Pertama tentunya kita tidak mau pemberitahuan itu sepihak. Dalam artian, kami juga harus melakukan cross-check dan melihat langsung kondisi di lapangan. Sampai sejauh mana kerusakan jembatan tersebut, apakah benar sampai mengganggu aktivitas warga atau bahkan tidak bisa dilewati. Kalau hanya mendengar dari satu pihak, tentu kami belum mengetahui keadaan sebenarnya,” ujarnya.

Menurut Alwi, DPRD akan segera menginstruksikan Komisi III dan Komisi IV untuk turun ke lokasi guna melihat secara langsung tingkat kerusakan jembatan serta dampak yang ditimbulkan dari aktivitas pembangunan rumah sakit yang berada di sekitar kawasan tersebut.

“Nanti saya coba perintahkan Komisi III dan Komisi IV untuk melihat langsung sampai sejauh mana kerusakan atau dampak yang ditimbulkan dari pembangunan rumah sakit itu,” katanya.

Ia menambahkan, apabila hasil peninjauan menunjukkan bahwa kerusakan jembatan cukup parah dan membahayakan masyarakat, maka DPRD akan berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum (PU) untuk mencari solusi dan melakukan perbaikan secepatnya.

“Kalau ternyata memang rusaknya lumayan parah, tentunya kita akan berkonsultasi dan berkoordinasi dengan Dinas PU agar ada langkah perbaikan,” jelasnya.

Alwi juga mengungkapkan bahwa berdasarkan informasi yang diterimanya, jembatan tersebut sebenarnya pernah diperbaiki pada tahun 2025. Namun, pihaknya masih perlu memastikan penyebab kerusakan yang kembali terjadi saat ini.

“Informasinya memang sudah dilakukan perbaikan tahun lalu, tahun 2025. Saya juga belum tahu kenapa bisa rusak lagi. Karena ini baru laporan dari satu pihak, maka harus dipastikan dulu kondisi sebenarnya,” tuturnya.

Selain kerusakan jembatan, DPRD juga menerima informasi mengenai adanya dua anak yang dikabarkan sempat terjatuh di lokasi tersebut. Meski demikian, Alwi menegaskan bahwa informasi itu juga masih perlu diverifikasi secara langsung dengan warga setempat.

“Kabarnya ada dua anak yang jatuh. Nah, ini yang harus kita lihat langsung dan dengarkan langsung dari warga. Karena kalau tidak melihat kondisi di lapangan, agak susah juga memberikan komentar. Kami tidak ingin terjadi kesalahan informasi,” katanya.

Terkait upaya memastikan keselamatan warga di sekitar proyek pembangunan rumah sakit, Alwi menyatakan DPRD akan terlebih dahulu melakukan pemantauan lapangan sebelum mengambil langkah lebih lanjut.

“Nanti sebelum kita mengambil tindakan atau memberikan rekomendasi, kita pantau dulu. Kami akan melihat langsung kondisi di RT 16 yang berada di sebelah pembangunan rumah sakit itu,” pungkasnya.(f/adv)

Loading

What's your reaction?

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You cannot copy content of this page

error: Content is protected !!