Balikpapan

Hotel Bahtera Balikpapan: Pertempuran Hukum dengan Kurator, Karyawan Tolak Penutupan Operasional

Balikpapan – Hotel Bahtera Balikpapan menjadi pusat sorotan setelah upaya penutupan operasionalnya dihadang oleh manajemen dan seluruh karyawan. Dugaan tindakan semena-mena oleh Kurator Victoria Prudentia Law Firm menimbulkan pertempuran hukum yang semakin memanas.

Dalam konferensi pers yang digelar oleh Kuasa Hukum Manajemen Hotel Bahtera, Rio S Tambunan, SH, dan Ozhak E Sihotang, SH, di Loby Hotel Bahtera pada Senin (12/2/2024), terungkap bahwa pihak manajemen bersama dengan karyawan menolak keras tindakan Kurator yang hendak menutup operasional hotel tersebut.

Rio S Tambunan menggambarkan tindakan kurator sebagai langkah yang melanggar prosedur hukum, mengingat penutupan operasional hotel seharusnya membutuhkan persetujuan dari seluruh kreditur. Namun, belum ada pemungutan suara yang dilakukan, namun penetapan penutupan telah dikeluarkan pada 30 Januari 2024.

“Saat ini kami melakukan perlawanan terhadap tindakan tersebut dengan mengajukan keberatan kepada Hakim Pengawas atas tindakan kurator yang tidak sesuai prosedur,” tegas Rio.

Terkait urgensi penutupan, Rio mempertanyakan alasan kurator, terutama mengingat akan ada investor atau operator lain yang berminat untuk bekerja sama dengan Hotel Bahtera. Menurutnya, tindakan kurator tersebut harus diatur dengan baik dan tidak terburu-buru, terlebih lagi mengingat potensi kerjasama yang masih terbuka.

Pada sisi lain, Kuasa Hukum Karyawan Hotel Bahtera, Suen Redy Nababan, SH, CLA, juga menegaskan penolakan yang sama dari pihak karyawan. Mereka menekankan bahwa operasional hotel harus tetap berjalan mengingat mata pencaharian mereka bergantung padanya.

“Para karyawan menolak penutupan operasional hotel dengan tegas. Jika itu terjadi, dampaknya tidak hanya dirasakan oleh karyawan, tetapi juga keluarga mereka di rumah,” ujar Suen.

Sementara perkara kepailitan Hotel Bahtera masih dalam proses kasasi, pihak karyawan dan manajemen Hotel Bahtera Balikpapan bersikeras untuk mempertahankan operasional hotel, menuntut keadilan, dan menegaskan bahwa keberlangsungan hotel merupakan kepentingan bagi banyak pihak, tidak hanya mereka yang terlibat langsung dalam industri perhotelan, tetapi juga masyarakat yang mengandalkan hotel tersebut sebagai sumber penghasilan mereka.

Loading

What's your reaction?

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You cannot copy content of this page

error: Content is protected !!