Kutai Timur – Ketua Komisi D DPRD Kutai Timur, Julfansyah, menyoroti lambatnya penyelesaian pembangunan infrastruktur sekolah di Dapil III. Ia menyebut sejumlah sekolah seperti SD 07 dan SD 016 masih terbengkalai, meskipun anggaran dipastikan tersedia.
“Banyak sekolah di wilayah Dapil saya yang pembangunannya belum selesai. Saya ingin Dinas Pendidikan memberikan penjelasan mengenai kendala yang terjadi, terutama terkait kelanjutan proyek ini,” ujar Julfansyah.
Julfansyah mengungkapkan bahwa selama dua bulan masa jabatannya, ia telah memantau langsung kondisi pendidikan di lima kecamatan Dapil III, yakni Busang, Muara Bengkal, Muara Ancalong, Batu Ampar, dan Long Mesangat. Hasilnya menunjukkan bahwa infrastruktur sekolah di wilayah ini masih sangat minim.
“Dengan APBD yang besar, seharusnya pemerataan pembangunan infrastruktur sekolah menjadi prioritas. Sayangnya, hingga kini banyak fasilitas pendidikan yang belum memadai,” tambahnya.
Sebagai mantan kepala desa selama dua dekade, Julfansyah berharap ada langkah konkret dari Dinas Pendidikan untuk menyelesaikan permasalahan ini. Ia mendesak agar perencanaan dan pengawasan proyek pembangunan sekolah di Dapil III ditingkatkan demi memastikan kelayakan fasilitas belajar bagi siswa.ADV
![]()









