Kutai Timur – Beberapa kalangan mengatakan bahwa sekolah adalah rumah kedua bagi anak-anak setelah tempat tinggal mereka. Rumah kedua ini menjadi tempat generasi muda bertumbuh, belajar, dan mengasah kemampuan sosial serta akademik. Setiap lembar buku yang dibuka di kelas menjadi saksi kegiatan belajar-mengajar yang berlangsung, sementara dinding-dinding sekolah yang tenang menyimpan beragam aktivitas positif. Di balik itu, perpustakaan hadir sebagai jendela dunia bagi siswa, memberi mereka kesempatan menambah ilmu pengetahuan, sementara Unit Kesehatan Sekolah (UKS) berdiri sebagai penjaga tubuh dan jiwa, siap memberikan pertolongan pertama ketika siswa sakit atau mengalami cedera.
Saat ini, Kecamatan Kaliorang terus berbenah untuk menopang perkembangan generasi muda setempat melalui fasilitas pendidikan yang memadai. Camat Kaliorang, Rusnomo, menjelaskan bahwa kondisi fasilitas pendidikan di wilayah tersebut sudah cukup memadai. Banyak bangunan sekolah yang layak dan mampu menunjang proses belajar-mengajar secara optimal.
Meski demikian, pengembangan fasilitas pendukung seperti perpustakaan dan UKS tetap menjadi perhatian utama pemerintah setempat. “Fasilitas pendidikan di Kaliorang sudah mewadahi kegiatan belajar, bangunan gedung sebagian besar dalam kondisi yang layak,” ujar Rusnomo.
Hadirnya perpustakaan diharapkan dapat menumbuhkan minat baca dan memperluas wawasan siswa, sedangkan UKS memastikan kesehatan dan keselamatan mereka tetap terjaga. Menurut Rusnomo, tiap sekolah hanya perlu penambahan fasilitas pendukung ini untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih lengkap dan nyaman.
Ia menegaskan bahwa fondasi fasilitas pendidikan harus selalu menjadi perhatian utama, karena sekolah merupakan rumah kedua bagi siswa dan siswi. Dukungan dan perhatian terhadap fasilitas ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan sekolah yang nyaman, aman, dan kondusif bagi masyarakat Kaliorang, sekaligus mendorong generasi muda tumbuh menjadi pribadi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing (SH/ADV).
![]()









