Balikpapan, inikaltim.com – Ketua DPRD Balikpapan, Alwi Al-Qadri, mendorong adanya pemasangan kamera pengawas atau CCTV di lingkungan sekolah sebagai salah satu langkah untuk mengantisipasi kasus perundungan yang masih terjadi di kalangan pelajar. Hal tersebut disampaikannya saat diwawancarai di Rumah Jabatan Ketua DPRD Balikpapan, Rabu (27/5/2026).
Menurut Alwi, kasus perundungan atau bullying di sekolah masih menjadi perhatian serius. Meski berbagai upaya pencegahan telah dilakukan, namun kejadian serupa masih saja ditemukan di sejumlah sekolah. Karena itu, diperlukan langkah nyata yang dapat membantu pihak sekolah, guru, maupun orang tua dalam melakukan pengawasan terhadap aktivitas siswa.
“Kasus perundungan di sekolah bisa saja terjadi kapan saja. Maka salah satu solusi yang bisa dilakukan adalah pemasangan CCTV di sekolah maupun di dalam kelas agar guru dapat memantau dan orang tua juga merasa tenang,” ujar Alwi.
Ia menjelaskan, keberadaan CCTV dinilai sangat penting karena dapat menjadi alat bukti apabila terjadi suatu kejadian di lingkungan sekolah. Selain itu, rekaman CCTV juga dapat membantu pihak sekolah dalam melakukan evaluasi dan mengambil tindakan secara objektif apabila ditemukan tindakan kekerasan ataupun perundungan antar siswa.
Alwi mengatakan, pembahasan terkait pemasangan CCTV di sekolah sebenarnya sudah pernah dilakukan pada tahun sebelumnya. Namun hingga saat ini, realisasi program tersebut masih menunggu dukungan anggaran dari Dinas Pendidikan.
“Kita sudah bahas di tahun sebelumnya. Semoga saja ada anggaran dari Dinas Pendidikan untuk antisipasi perundungan di sekolah atau kejadian lainnya. Dengan begitu, orang tua murid merasa aman menitipkan anaknya untuk sekolah,” katanya.
Ia menambahkan, keamanan dan kenyamanan siswa selama berada di lingkungan sekolah harus menjadi prioritas bersama. Namun pihak sekolah dan orang tua juga diharapkan dapat saling bekerja sama dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan bebas dari tindakan bullying.
Selain pemasangan CCTV, Alwi juga berharap sekolah dapat meningkatkan pengawasan terhadap siswa melalui pendekatan edukatif dan pembinaan karakter. Menurutnya, pendidikan tentang saling menghormati, empati, dan disiplin perlu terus ditanamkan kepada para pelajar sejak dini.
Dengan adanya langkah pengawasan yang lebih maksimal, diharapkan kasus perundungan di sekolah dapat diminimalisir sehingga proses belajar mengajar berlangsung dengan aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh siswa.(f/adv)
![]()









