AdvetorialBalikpapanDPRD BalikpapanPariwisata

DPRD Balikpapan Dorong Penataan Kawasan Terminal BP agar Kembali Jadi Ikon Wisata Kota

BALIKPAPAN — DPRD Kota Balikpapan mendorong pemerintah daerah melalui dinas terkait untuk melakukan penataan dan pengelolaan kawasan Terminal BP agar kembali menjadi kawasan yang tertib, bersih, dan memiliki daya tarik bagi masyarakat.

Ketua Komisi III DPRD Balikpapan, Yusri, mengatakan kawasan tersebut memiliki sejarah sebagai salah satu lokasi yang cukup ramai dan menjadi tempat hiburan masyarakat Balikpapan. Hal itu disampaikannya saat diwawancarai di Kantor DPRD Balikpapan, Senin (14/9/2026).

Menurut Yusri, pada era 1990-an kawasan tersebut merupakan salah satu lokasi yang cukup diandalkan sebagai tempat masyarakat beraktivitas dan berwisata. Bahkan, kawasan Terminal BP memiliki kenangan tersendiri bagi masyarakat yang tumbuh di Balikpapan pada masa tersebut.

“Karena bagaimana pun kawasan itu dulunya adalah kawasan yang betul-betul ramai. Di tahun 90-an kawasan itu bisa diandalkan dan menjadi salah satu tempat orang berwisata di Kota Balikpapan,” ujar Yusri.

Ia mengaku masih mengingat kawasan tersebut sejak masa kecilnya. Menurutnya, Terminal BP dahulu menjadi salah satu lokasi yang kerap dikunjungi masyarakat untuk mencari hiburan.

Namun, kondisi kawasan tersebut saat ini dinilai sudah mengalami perubahan. Yusri menyebut kawasan yang sebelumnya ramai dan menjadi salah satu tujuan masyarakat kini terlihat kumuh sehingga diperlukan perhatian serius dari pemerintah.

“Kami kepingin sebenarnya mendorong dinas terkait bagaimana kawasan itu bisa dikelola menjadi kawasan yang diandalkan. Yang kedua, kawasan itu bisa menjadi kawasan yang tertib,” katanya.

Yusri menilai penataan kawasan tidak hanya berkaitan dengan kebersihan, tetapi juga menyangkut pengaturan aktivitas masyarakat. Keberadaan pedagang kaki lima (PKL), area parkir, hingga aktivitas perdagangan harus ditata agar tidak mengganggu fungsi kawasan.

Ia berharap pemerintah dapat membuat konsep penataan yang jelas sehingga seluruh aktivitas di kawasan tersebut dapat berjalan secara teratur. Dengan penataan yang baik, kawasan Terminal BP diharapkan kembali menjadi salah satu tempat yang menarik untuk dikunjungi masyarakat.

Selain itu, Yusri juga membuka peluang agar kawasan tersebut kembali memiliki fungsi sebagai tempat hiburan masyarakat. Keberadaan pasar di kawasan tersebut, menurutnya, juga dapat menjadi salah satu daya tarik yang mampu meningkatkan jumlah kunjungan masyarakat.

“Bisa diatur ada PKL-nya, bisa diatur parkirannya. Kemudian nantinya paling tidak bisa kembali jadi tempat hiburan. Syukur-syukur di situ salah satunya ada pasar, dan pasarnya juga bisa meningkatkan orang yang datang untuk berkunjung dan berbelanja,” jelasnya.

Ia berharap dinas-dinas terkait yang telah dipanggil dalam pembahasan tersebut dapat segera menerjemahkan kebijakan penertiban ke dalam langkah nyata di lapangan.

Menurut Yusri, penataan kawasan Terminal BP juga menjadi bagian dari upaya menjaga wajah dan ikon Kota Balikpapan. Kawasan yang tertib dan bersih dinilai penting untuk memberikan kesan positif kepada masyarakat maupun para pendatang yang berkunjung ke Kota Balikpapan.

“Mudah-mudahan dinas-dinas yang kita panggil bisa membuat dan mengimplementasikannya di lapangan terkait kebijakan penertiban dan paling tidak juga menjaga ikon kota kita supaya kelihatan bersih,” tuturnya.

Yusri menambahkan, pembahasan mengenai penataan kawasan tersebut juga memiliki keterkaitan dengan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang berkaitan dengan penertiban dan ketertiban masyarakat.

Karena itu, ia menilai penataan kawasan Terminal BP tidak hanya menjadi pekerjaan teknis pemerintah daerah, tetapi juga membutuhkan penerapan kebijakan yang konsisten agar ketertiban dapat terjaga dalam jangka panjang.

DPRD Balikpapan berharap upaya penataan tersebut dapat segera direalisasikan sehingga kawasan Terminal BP yang memiliki nilai sejarah bagi masyarakat dapat kembali hidup, tertata, dan menjadi salah satu kawasan yang membanggakan bagi Kota Balikpapan. (f/adv)

Loading

What's your reaction?

Leave A Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page

error: Content is protected !!