AdvetorialKominfo Kutai Timur

Teluk Rawa Dorong Pembinaan UMKM melalui Pelatihan Berbasis Kebutuhan Usaha

Kutai Timur — Pembinaan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) menjadi salah satu perhatian dalam upaya mengembangkan kegiatan ekonomi masyarakat di Desa Persiapan Teluk Rawa. Pembinaan tersebut diarahkan melalui pelatihan yang didukung anggaran pemberdayaan, dengan pelaku usaha di tingkat Rukun Tetangga (RT) menjadi bagian dari sasaran pengembangan.

Penjabat (PJ) Kepala Desa Persiapan Teluk Rawa, Durrahman, mengatakan kegiatan UMKM di wilayahnya tersebar di lingkungan RT dan sebagian besar merupakan usaha berskala kecil.

Menurutnya, pengembangan usaha masyarakat perlu disertai pembinaan agar pelaku UMKM memiliki kesempatan meningkatkan kemampuan dalam menjalankan usahanya.

“Pengembangan UMKM, kita pengembangan di RT-RT aja. Jadi di RT itu banyak UMKM kita yang kecil-kecil,” ujar Durrahman saat diwawancarai di ruang kerjanya.

Ia menjelaskan, pembinaan tidak cukup hanya dengan memberikan perhatian terhadap keberadaan usaha masyarakat. Pelaku UMKM juga perlu mendapatkan pelatihan yang dapat menunjang pengembangan usaha mereka. Karena itu, kegiatan pelatihan menjadi salah satu bentuk pembinaan yang dijalankan melalui dukungan anggaran pemberdayaan.

“Kalau kita bicara pembinaan, kita harus menyertakan membina mereka dengan latihan,” katanya.

Dirinya menyebut dukungan kegiatan pemberdayaan tersebut berkaitan dengan anggaran bantuan keuangan khusus yang diterima melalui program pemerintah kabupaten. Pelaksanaannya dikoordinasikan dengan desa induk, termasuk dalam pengalokasian kegiatan pembinaan UMKM.

Durrahman menjelaskan bahwa anggaran pemberdayaan yang dibicarakan dalam wawancara tidak seluruhnya diarahkan pada satu jenis kegiatan. Pembinaan UMKM melalui pelatihan menjadi salah satu bentuk pemanfaatannya, sementara rincian alokasi untuk setiap kegiatan perlu merujuk pada data anggaran yang berlaku.

“Pelatihannya yang diambil dari dana bantuan khusus, program Pak Bupati,” jelasnya.

Terkait dukungan dari pihak perusahaan melalui program tanggung jawab sosial, Durrahman mengatakan pelaku UMKM dapat mengajukan permohonan melalui lembaga terkait atau secara langsung kepada pihak yang bersangkutan.

Namun, ia belum menyebut adanya kerja sama perusahaan yang secara khusus telah dijalankan untuk pembinaan UMKM di Teluk Rawa. Karena desa tersebut dalam masa persiapan.

Sementara itu, jumlah pelaku UMKM dan rincian jenis usaha di wilayah tersebut perlu dipastikan melalui profil desa. Durrahman mengarahkan pewawancara untuk meminta data tersebut kepada sekretaris desa agar informasi yang disampaikan sesuai dengan catatan administrasi.

Melalui pelatihan dan pembinaan yang dilakukan, pengembangan UMKM di Teluk Rawa diharapkan dapat berjalan lebih terarah. Dukungan terhadap kemampuan pelaku usaha menjadi salah satu langkah untuk mendorong kegiatan ekonomi masyarakat sesuai potensi yang tersedia di lingkungan masing-masing. (TS/ADV)

Loading

What's your reaction?

Leave A Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page

error: Content is protected !!