Kutai Timur – Komitmen Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) dalam mencetak generasi unggul kembali ditegaskan melalui kebijakan yang mendorong percepatan pendidikan tinggi bagi putra-putri daerah.
Pembangunan kualitas sumber daya manusia (SDM) disebut Bupati Kutim sebagai fondasi utama dalam mewujudkan masa depan Kutai Timur yang hebat, maju, dan berdaya saing.
Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah daerah konsisten memberikan kesempatan bagi lulusan berprestasi dari perguruan tinggi lokal untuk melanjutkan studi ke jenjang Strata 2 (S2).
Dukungan tersebut salah satunya diberikan kepada lulusan Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIPER) dan Sekolah Tinggi Ilmu Agama Islam Sangatta (STAIS). Program ini dinilai menjadi pendorong semangat akademik sekaligus investasi jangka panjang dalam penguatan SDM Kutim.
Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, menegaskan bahwa beasiswa S2 diberikan kepada mahasiswa pilihan dengan rekam jejak akademik terbaik.
“Bagi mereka yang masuk tujuh besar atau sepuluh besar, kita berikan kesempatan untuk lanjut ke S2 di perguruan tinggi yang mereka minati,” ujarnya.
Tahun ini, Pemkab Kutim kembali mengirim tujuh lulusan berprestasi dari STIPER untuk melanjutkan pendidikan ke S2, dan skema serupa juga berlaku bagi lulusan terbaik STAIS.
Ardiansyah menilai kebijakan tersebut bukan hanya bentuk penghargaan bagi mahasiswa berprestasi, tetapi juga strategi untuk menyiapkan calon pemimpin masa depan. Dengan meningkatkan kualitas pendidik dan akademisi lokal, Kutai Timur diharapkan mampu mencetak SDM yang adaptif, visioner, dan mampu menjawab kebutuhan pembangunan daerah.
“Program ini adalah bagian dari komitmen kita di Kutai Timur untuk terus mendorong pendidikan tinggi dan mencetak generasi pemimpin masa depan,” pungkasnya. (SH/ADV)
![]()








