Balikpapan, inikaltim.com – Yusri Ketua Komisi III DPRD Balikpapan meminta Pemerintah Kota Balikpapan segera menambah rambu-rambu lalu lintas dan fasilitas pendukung keselamatan di kawasan Jalan Yos Sudarso yang saat ini masih dalam proses perbaikan. Hal tersebut disampaikan Yusri saat diwawancarai di Kantor DPRD Balikpapan, Selasa (26/5/2026).
Menurutnya, kondisi jalan yang sedang diperbaiki selama kurang lebih tiga bulan terakhir memerlukan perhatian khusus, terutama terkait keselamatan pengendara yang melintas di kawasan tersebut. Ia menilai perlunya jalur alternatif maupun penambahan tanda peringatan agar masyarakat dapat berkendara dengan lebih aman dan nyaman.
“Harusnya alternatif itu dibuatkan, karena di situ ada beberapa simpangan. Kadang-kadang masyarakat yang dari atas langsung belok kiri, belum lagi yang dari tanjakan,” ujarnya.
Yusri menjelaskan, arus kendaraan dari berbagai arah di lokasi tersebut cukup padat dan berpotensi menimbulkan kecelakaan apabila tidak dilengkapi sarana keselamatan yang memadai. Karena itu, pihaknya meminta pemerintah kota segera menambah rambu-rambu maupun imbauan bagi pengguna jalan.
“Nah kita minta di situ dikasih tambahan rambu-rambu atau semacam imbauan. Jadi masyarakat tahu kondisi jalannya seperti apa dan mau mengarah ke mana,” katanya.
Ia menilai masyarakat Balikpapan pada dasarnya cukup tertib dalam berlalu lintas. Menurutnya, selama informasi dan petunjuk disampaikan dengan jelas, warga akan mengikuti aturan yang ada.
“Sebenarnya masyarakat Balikpapan itu enak saja. Yang penting disampaikan dalam bentuk penyampaian atau imbauan, pasti mereka akan menaati,” lanjutnya.
Selain rambu lalu lintas, Yusri juga menyoroti pentingnya pemasangan cermin cembung di sejumlah titik simpangan dan tikungan di kawasan proyek perbaikan jalan tersebut. Keberadaan cermin cembung dinilai sangat membantu pengendara melihat kendaraan dari arah berlawanan, terutama di area yang memiliki keterbatasan pandangan.
“Cermin cembung itu sangat membantu sebenarnya. Jadi perlu ditambahkan juga bersama rambu-rambu,” ucapnya.
Ia menambahkan, apabila sarana pendukung belum tersedia, pemerintah kota seharusnya dapat menggunakan fasilitas darurat demi keselamatan masyarakat selama proses pengerjaan berlangsung.
“Kalau alatnya belum ada, kan kita bisa memakai area darurat. Hal-hal darurat seperti itu sebenarnya harus disiapkan oleh pemerintah kota,” tegasnya.
Menurut Yusri, keberadaan fasilitas keselamatan sementara sangat penting agar masyarakat yang menggunakan kendaraan tetap merasa aman saat melintas di area perbaikan jalan.
“Karena bagaimanapun masyarakat yang memakai kendaraan itu terbantu kalau ada fasilitas seperti itu. Ada yang dari atas, ada yang dari bawah, jadi mereka bisa berkendara dengan nyaman juga,” tutupnya.(f/adv)
![]()









